Mengenal WPF
Anda yang terbiasa membuat aplikasi berbasis desktop dengan menggunakan teknologi .NET, tentunya sudah familiar dengan Windows Forms, sebuah teknologi antarmuka (user interface) yang dibangun di atas teknologi GDI+ (pertama kali diperkenalkan pada WindowsXP time frame). GDI+ itu sendiri merupakan pengembangan dari teknologi GDI yang pertama kali muncul pada Windows 1.0 tahun 1985. Jadi, bisa dihitung berapa usia teknologi di balik Windows Forms yang biasa kita gunakan. :)
Di lain sisi, terdapat dua teknologi grafis yang sudah kondang seantero developer khususnya pemerhati grafis: OpenGL dan DirectX. Kedua teknologi ini memungkinkan kita untuk mengembangkan aplikasi yang membutuhkan pengolahan grafis lebih jauh. Tidak hanya untuk kebutuhan grafis 2D, tetapi juga 3D, dengan memanfaatkan kemampuan hardware pemroses grafis (GPU). Sehingga keduanya sangat diandalkan untuk membangun aplikasi-aplikasi berbasis grafis seperti game dan simulator 3D.
Persaingan bisnis di bidang software semakin ketat, tidak hanya faktor value, fitur, performance, dan security saja yang ditingkatkan, tetapi juga dari user experience. Pengalaman user dalam menggunakan software menjadi bagian terpenting yang harus mendapat perhatian dari para pengembang software.
Membangun sebuah software dengan efek 3D, misalnya sebuah Sistem Penjualan Produk dengan visualisasi laporan berbentuk kertas atau buku 3D, bisa saja dilakukan dengan memadukan teknologi Windows Forms dan DirectX. Membuat custom control tertentu dengan cara seperti ini (atau cara lainnya dengan hanya memanfaatkan teknologi Windows Forms) relatif menghabiskan waktu dan resource lebih banyak. Tidak jarang solusi seperti ini justru mengecewakan, hasil rendering control yang tidak sesuai dengan keinginan, perbedaan kompatibilitas antara GPU, dan sebagainya. Custom/composite control dikembangkan dengan beragam cara demi tercapainya tampilan yang penuh estetika dan dapat meningkatkan kesan baik dari user (mudah digunakan dan intuitif).
Windows Presentation Framework (WPF) hadir untuk menjawab tantangan ini. Kemampuannya dalam memanfaatkan akselerasi GPU mampu menghadirkan sebuah software dengan user experience yang tinggi melalui efek/style, animasi, dan kekuatan grafis vector. Tanpa harus menguasai beberapa teknologi tertentu (seperti menggabungkan Windows Forms dengan DirectX dan teknologi lainnya), melalui WPF kita bisa lebih mudah untuk membangun sebuah aplikasi yang kaya dengan user experience dan lebih intuitif.
WPF merupakan bagian dari .NET Framework. Pertama kali muncul pada .NET Framework vesi 3.0. Bersama dengan teknologi lainnya--yaitu WCF, WF, dan WCS--, WPF merupakan teknologi baru pada .NET Framework versi 3.0 yang merupakan superset dari .NET Framework versi 2.0. Dengan kata lain, diluar keempat teknologi baru tersebut, .NET Framework versi 2.0 tetap dipertahankan di dalam versi 3.0.
Kenalan yuk sama XAML!
Pernah mendengar tentang WPF? atau Silverlight? Mungkin sebagian dari Anda ada yang belum tau siapa aktor penting di balik keduanya. Bukan Jet Li, bukan pula J-Lo.. dia adalah XAML! Dibaca dengan "zammel", huruf a dibaca e seperti huruf e pada kata 'ember', lalu huruf e dibaca seperti huruf e pada kata 'elang'.. iya, zammel! Dan mungkin juga sebagian dari Anda ada yang belum pernah tau sama sekali tentang WPF dan Silverlight. Jangan khawatir, di website ini nanti kita akan bersama-sama belajar tentang keduanya :)

Lalu, apa itu XAML?
